Tarbiyah Jihadiyah

IMG-20130707-WA000

Ustadz Muji Witono, yang saya tau beliau yang kesehariannya begitu sederhana meskipun pernah menjabat sebagai anggota dewan daerah satu periode. Ustadz Muji memiliki 4 orang anak sebelumnya, namun karena takdir Allah, anak pertamanya meninggal dunia karena tenggelam dan tidak bisa di selamatkan lagi.  Anaknya yang terakhir namanya Fatimah, aku memanggilnya ima, dia pintar, lucu, cantik, dan aku kangen padanya saat ini :)

Yang aku salut dari sosok seorang ustadz tersebut, disisa waktunya sekarang ini beliau telah mengorbankan usianya untuk ummat dan dakwah, saya tidak tau pasti berapa jumlah kelompok binaanya, yang jelas bukan 2,3,atau empat bahkan lebih dari itu. Beliau mungkin tidak bisa berjihad ke mesir, palestina, namun beliau berjihad dengan mentarbiyah kader-kader terbaik untuk di jadikan pemimpin ummat masa depan, mungkin agak berlebihan namun tidak bagiku, beliau rela menghabiskan waktunya dari halaqoh satu ke yang lainnya untuk mencetak kader dakwah, tanpa pamrih, tanpa di gaji, tanpa lelah, dan terkadang kita yang lelah melihat beliau.

Hal yang saya ingat dari beliau, terakhir berpesan jangan pernah meninggalkan dakwah dimanapun berada, mudah-mudahan pesan beliau bisa memotivasi saya untuk berdakwah dimanapun bumi dipijak dan langit  dijunjung. Dakwah tidak akan mencapai kemenangan dan keberhasilan jika dakwah tersebut tidak diiringi pengorbanan (Tadhiyah). Saya doakan semoga antum di beri kesehatan, kemudahan rezki dan pahala yang dijanjikan Allah swt. Aamiin

 

Jodoh = Hidayah

images (10)Jodoh merupakan salah satu yang sudah Allah swt tetapkan buat hambanya, namun dalam memilih jodoh Allah juga sudah memberi rambu-rambu melalui Rasulullah saw, pilihlah karena Hartanya (Limaliha),  Nasabnya (Walihisabiha), Kecantikannya (Walijamaliha) dan Agamanya (Walidiniha), dan utamakanlah karena Agamanya. Dimasa-masa lajang (baca: Sendiri), memang waktu-waktu yang sulit  jika tidak bisa menjaga diri dengan baik, interaksi, berduaan, tatapan mata, chatingan di dumay bisa menjerumuskan manusia kejalan syetan.

Ada sebuah cerita di negeri antah berantah, seorang anak muda (sebut aja: Midun) yang terus berusaha menjaga dirinya agar tidak terjerumus kepada pacaran. Pemuda ini kelihatannya agak alim, ketika jadi mahasiswa dahulu beliau seorang aktifis dakwah di kampusnya. Di dalam benaknya tidak ada kamus yang namanya pacaran, begitu dia katakan. Ketika di kampusnya dahulu midun sangat rajin ikut ta’liman mingguan, dauroh, dan kegiatan keagamaan lainnya, namun di tempatnya sekarang beliau sangat jarang sekali mengikuti agenda tersebut meskipun kondisi lingkungannya saat ini sudah kondusif. Di tempatnya sekarang ini dia di uji Allah swt dengan wanita, sebagai manusia biasa yang Allah juga beri fitrah saling mencintai, memiliki rasa ketertarikan dengan lawan jenis, namun beliau masih berusaha menahan rasa itu. Ketertarikannya itu tidak hanya semata-mata karena melihat fisik, akan tetapi bagaimana bisa merubah wanita tersebut menjadi muslimah secara kaffah, berhijab secara baik, dan yang lebih penting merubah perilaku wanita tersebut yang cendrung dekat dengan beberapa laki-laki. Beliau berharap rasa ketertarikannya itu bisa menjadi HIDAYAH bagi sang perempuan.

Pada suatu hari tanpa mengungkap rasa ketertarikannya kepada wanita tersebut, sang wanita terlebih dahulu mengungkapkan rasa ketertarikannya terhadap pemuda itu lewat sepotong sms, hati Midun saat itu tidak bisa saya bayangkan betapa senangnya, namun ada satu hal lagi yang harus ia pikirkan, bagaimana bisa merubah wanita tersebut menjadi wanita muslimah yang ia inginkan, mungkin itu yang sangat sulit. Meskipun midun sangat senang, namun  sikapnya biasa-biasa saja kepada wanita tersebut, dia tidak meresponnya secara berlebihan, sampai kemudian wanita tersebut mengirim sms lagi kepadanya supaya lupakan saja smsnya yang kemaren.  Bagi midun hal tersebut sudah biasa, dia yakin Allah swt telah merencanakan sesuatu yang indah untuknya. Namun yang perlu di tiru dari midun, beliau selalu mencintai karena Allah, di hatinya selalu di niatkan untuk menunjukkan jalan Hidayah kepada orang yang mencintainya. ^_^

Bersambung…..

 

 

Amal Mahmuda by @Syahrilhud4

1. Menjadi seseorng yg dihrgai dan disenangi oleh org lain itu mmg sulit,namun brusha mynangkan org lain itu kwjibab #AmalMahmuda

2. Berusaha disenangi oleh org lain itu mmg penting,namun berusaha disenangi oleh Allah swt itu jauh lbh penting #AmalMahmuda

3. Konsepnya tetap sabda nabi saw “sebaik2 manusia adlh yg paling brmnfaat bgi manusia lainnya” #AmalMahmuda

4. Menjalin hbgungan baik dg manusia,dg cr menjaga adab bcra,perilaku,bertutur kt,dan tdk menyinggung perasaannya #AmalMahmuda

5. Jaga tdk mnyinggung perasaanny,baik lisan maupun tulisan2 kita di fb/twitter atau medsos lainnya #AmalMahmuda

6. Sekalipun kita pernah salah,meminta maaf-lah kpd nya,krn dosa kpd manusia hy bs di ampuni stlah meminta maaf kpd ybs #AmalMahmuda

7. Slain mnynngkn mnusia,ada jg kwjibn mnyenngkn Allah dg cr2 mlakukn yg diperintahnya dan meningkalkan lrangannya yaitu “taqwa” #AmalMahmuda

8. Allah swt brfirmn Q.S 17:79 lakukanlah sholat mlm sbg amal tmbhn bg kita,dan Allah akn mnggkt qt kt4 terpuji #AmalMahmuda

9. QimaulLail (QL) adlh ibdah tmbhn bg qt smua,utk mndktkan diri kpd Allah diwktu mlm,qt bleh meminta,memohon ap sj kpd Allah swt #AmalMahmuda

10. 2/3 Mlam terakhir Allah akn turun klangit dunia,& brkta mana hambaku yg mnta ampun akn kuampuni,mnta ssuatu akn kukbulkn doany #AmalMahmuda

11. Memintalah kpd Allah dlm QL mu,tatkala kamu senang maupun susah,jangan ktk susah sj kmu bru dkt dg Allah swt #AmalMahmuda

12. Pkrjaanmu tiada artinya ktk Allah tdk Rhidho,carilah dlu kerhidoan Allah,maka Allah yg mengatur semuanya #AmalMahmuda

13. Sekolah penting,kuliyah penting,cri nafkah jg penting,namun ktk Allah memanggil lwt muadzin mk Dahulukn kpntingn Allah #AmalMahmuda

14. Kita branggapan suatu pkrjaan qt trlalu penting,dn mngbaikan kpntingan Allah,yg trjadi adalah kerugian didptny bkn keuntungan #AmalMahmuda

15. Untuk itu mari kita brsha brsma2 utk mnrpkan #AmalMahmuda di khdupan qt yg sbntar ini,utk meraih ke-Ridhoan dan JannahNYA :) Aamiin

Follow me @Syahrilhud4

Nambal

123562_ilustrasi-berdoa_663_382Temans, percaya gak kalau setiap harinya kita selalu banyak melakukan kesalahan kepada Allah, apakah setiap hari kita selalu bersyukur kepada Allah swt, terus berapa kali kita tidak tepat waktu melaksanakan sholat, berapa kali kita membicarakan orang lain, berapa kali kita membuat perasaan teman kita tersinggung, itu semua kadang sering kita lupakan, belum lagi dosa-dosa yang dengan sengaja kamu lakukan itu semua akan membuat hati semakin kotor.

Untuk itu Rasulullah sholallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda, “Bertakwalah kamu kepada Allah di mana pun kamu berada, iringilah kesalahanmu dengan kebaikan niscaya ia dapat menghapuskannya dan pergaulilah semua manusia dengan budi pekerti yang baik.” (HR Tirmidzi. Ia berkata, “Hadits ini hasan. Dalam naskah lainnya dikatakan, hadits ini hasan )

Hadist tersebut saya istilahkan “Nambal” artinya mengganti atau menambal dosa-dosa kita yang telah kita perbuat dengan melakukan hal-hal kebaikan, misalnya perbanyak bersyukur, perbanyak zikir, wuduk, istigfar, ibadah ibadah sunah seperti sholat rawatib, qiyamullail, dhuha, dan puasa sunnah. Dan terakhir pandai-pandailah memposisikan diri dengan teman, teman itu bisa jadi sahabatmu akan tetapi dia juga bisa menjadi musuh terberatmu. maka orang -orang yang sering bersama kita belum tentu dia menjadi penolong bagi kita, dan bisa jadi orang yang jauh dari kita, dialah sahabat yang sesungguhnya, karena dia selau mendoakan kita . #KeepHamasah

Refleksi Diri

hati bagusPagi ini Sabtu, 29 juli 2013 di mulai perkuliyahan Sekolah Guru Indonesia dengan hal yang agak unik, baqda salam dan hamdallah, seseorang sebut saja (melati) selaku pengelola SGI menanyakan kepada kami, apakah selama 1 bulan bersama dengan teman-teman SGI sudah mengetahui karakter masing-masing. Namun pada pertemuan tersebut mb melati membagikan angket yang berisi gambar bintang dan nama-nama ke 30 peserta SGI termasuk mb melati sendiri. Aturannya setiap peserta wajib mengisi bintang-bintang tersebut untuk menyebutkan satu atau dua karakter teman-temannya. Alhasil diakhir kegiatan saya memperoleh 30 bintang yang berisi komentar-komentar yang bisa membangun dan menjadikan diri saya lebih baik lagi.

Adapun ke 30 komentar tersebut sebagai berikut, saya lengkapi dengan tanggapan saya pribadi     ^-^

  1. Alim tomat : Terima kasih sudah berpikiran demikaian, alim kerna Allah masih menyembunyikan aib-aib saya. Tomat (tobat maksiat) iya, saya yakin setiap orang pernah berbuat salah, akan tetapi hamba yang terbaik itu ketika bersalah bersegera bertaubat kepada Allah.
  2. Unyu-unyu : May be, terserah anda mau bilang apa, saya apa adanya kok.hehe
  3. Serius & pendiam : Tidak terlalu serius juga kok, pendiam iya,tapi tergantung kondisi, jika diam lebih baik kenapa tidak.
  4. Senyum termanis untukmu sahabatku : Terima kasih ya sob ^_^
  5. Lebih membaur & dewasa : Terima kasih sudah mengingatkan, dewasa itu pilihan, jadi tergantung kondisi, harus bisa menyesuaikan dengan lingkungan juga.
  6. Calm & Gokil usttadz : Gua suka gaya lho…
  7. Banyak Senyum: Terima kasih atas sarannya
  8. Tegas dan lugas : iya. Tapi harus sesuai penempatannya
  9. Keluarkan suaranya kak :Iya dek, kakak gak diam melulu kok :p
  10. Rapi & perfectsionis : Terima kasih jika anda melihat demikian, tapi saya apa adanya.
  11. Lebih empati ya…Alim banget : Oke, gak terlalu alim kok, Allah masih menyembunyikan aib-aib saya.
  12. Soleh,kurang bicara,cool : Terima kasih atas pujiannya, tapi saya butuh saran anda untuk perbaikan diri ini.
  13. Cukur jenggot kayak teroris : Loh…kok kayak teroris,kan ini sunnah rasul
  14. Religius : Aamiin
  15. Kurang tegas & bertanggung jawab : iya terima kasih atas sarannya
  16. Sweet enough : oh gitu ya, Thanks
  17. Full of empaty : Gak juga kok, kadang full kadang sedang, kadang gak sama sekali. Tapi terima kasih atas apresiasinya
  18. Kurang fleksibel : Iya, saya punya batas-batasan pribadi yang gak bisa di langgar.
  19. Dewasa ko!! : Boleh saja anda berpendapat seperti itu
  20. Coba sedikit membuka diri : Iya, terima kasih atas sarannya
  21. Introvert (buka dirimu) : Idem
  22. Alim Banget: Idem
  23. Membaur yuuk: Idem
  24. Kayaknya Alim: Saya suka gaya lho, memang kayaknya alim, artinya belum pasti Alim. Tugas kita hanya berusaha semampu kita, jangan lebay beribadah, Allah juga gak suka.
  25. Sepatu (sepakat dan setuju) biar kalau kasih masukan orang lain bisa menerima : Iya terima kasih, tapi kapan saya gak nerima masukan teman-teman ya, maaf kalau saya lupa
  26. Coba lebih fleksibel dan jangan kaku : Iya, itu lagi proses, karena susah memang mengubah karakter yang di bangun selama ini
  27. Terlalu keras, jadi nyante aja ya: tergantung, jika hal-hal yang prinsip/masalah akidah saya tidak bisa lemah lembut.
  28. Harus fleksibel donk : Iya, terima kasih atas sarannya
  29. Filososfi buah kelapa : Good

Semua saran teman-teman cukup membangun, semoga ini merupakan suntikan semangat dan evaluasi bagi diri saya sendiri untuk perbaikan di masa akan datang ^_^

…Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri…” [Q.S. ar-Ra'd 13:11]

Pentingnya Nasehat Menasehati

nasehatSaudaraku yang baik, dalam Al Qur’an surat Al Ashr, Allah menjelaskan kepada kita tentang ciri orang beriman. Yaitu, orang-orang yang saling menasehati dalam kebenaran dan kesabaran. Artinya, setiap muslim beriman hendaknya berupaya semaksimal mungkin untuk saling mengajak kepada kebaikan, mengajak kepada hal yang akan mendekatkan kepada Allah. Dan, melarang dari perbuatan yang tidak disukai Allah.

Kita selaku manusia yang dhoif tentunya membutuhkan nasehat atau petuah orang lain untuk mengingatkan diri kita, sebab kita selalu di luputi  kesalahan dan kehilafan yang disebabkan kelalaian kita sendiri akibat godaan syeitan. Untuk itu harus ada orang lain yang bisa menasehati kita, kerna kita bukan malaikat atau nabi yang maksum yang tidak pernah berbuat salah. Oleh karena iman kita yang selalu pluktuatif naik turun makanya setiap pekan bagi yang beragama muslim khatib selalu memberi nasehat taqwa kepada jamaahnya, agar senantiasa selalu menjaga dan meningkatkan ketaqwaanya.

Alasan mengapa kita harus mengajak orang lain, karena ketika kita mengajak satu orang saja untuk berbuat baik maka kita akan mendapatkan pahala orang tersebut tanpa menguranginya sedikit pun, itu akan terus mengalir selama orang bersangkutan masih mengamalkan kebaikan yang kita ajarkan. Alasan yang lain mengapa kita harus saling mengingatkan bahwa kita tidak akan puas jika kita sendiri yang masuk syorga tanpa ada orang lain, pastinya kita mengharapkan semua orang muslim di dunia ini bisa menikmati syorganya Allah SWT.

Ada sebuah kasus di Sekolah Guru Indonesia angkatan V yang bisa kita ambil ibrohnya tentang masih kurangnya kebiasaan sehat menasehati atau saling mengingatkan di sesama mereka, ini terbukti ketika apel pagi di lakukan ada sebagian yang ikut apel pagi dan ada yang gak ikut apel pagi karena tidak dapat info yang benar, seandainya kebiasaan saling mengajak dan mengingatkan sudah tumbuh di antara mereka maka misskomunikasi tersebut tidak akan terjadi. Jadi marliah kita budayakan tradisi saling mengingatkan dalam hal kebaikan kepada siapapun sehingga hal-hal yang bisa membuat kita terpuruk bisa kita minimalisir dengan baik, karena kebersamaan dalam berjamaah sangat disenangi oleh Allah SWT

Salah satu hikmah mengapa kita harus saling menasehati adalah karena setiap orang mendambakan keselamatan hidup. Keselamatan dari kerusakan, dari hal-hal yang membahayakan dirinya, lahir atau batin. Dan, harus ada yang memberitahukan kepada kita tentang hal-hal yang tidak kita ketahui tersebut. Pemberitahuan itulah yang bisa jadi sebuah nasehat, masukan atau kritikan. Sehingga, sungguh sangat penting sebuah nasehat dalam kehidupan kita. Agar kita tahu kekurangan kita dan segera memperbaikinya.

Sayangnya, diantara kita masih belum siap menerima kritikan, nasehat dari orang lain. Terlebih jika orang yang memberi nasehat itu kita anggap lebih rendah dari kita. Sehingga, langkah awal kita untuk mengamalakan ayat di atas, adalah berusaha menerima kritikan, saran dari siapapun tentang diri kita, tanpa melihat dari siapa yang mengeluarkan nasehat trersebut.

Kita harus selalu bahagia, ketika ada yang memberikan saran kepada kita. Ibarat cermin, kita selalu ingin tampak rapih di depan cermin. Jika ada yang berantakan tanpa segan kita membetulkannya. Kita tidak kesal dengan cermin yang menampilkan bayangan kita yang berantakan. Justru kita tetap merapihkan bagian yang kurang bagus. Begitulah orang yang selalau senang menerima kritikan dari orang lain. Ia akan berterima kasih, bukannya marah atau kesal. Yang ia lakukan selanjutnya adalah segera memperbaiki kekurangan yang disebutkan itu, seperti saat ia lantas merapihkan dirinya di depan cermin.

Subhannalah, andai setiap orang mampu bersikap seperti hal ini. Senang menerima kritikan dan segera memperbaikinya, tentu setiap akhlaq, perilaku kita dapat terjaga. Begitu ada yang salah dengan sikap kita, orang yang lain sigap memberitahukannya. Mudah-mudahhan suatu saat kita memiliki lingkungan seperti ini. Inilah hidup jika saling menasehati, Insya Allah. Wallahualam.

Kisah Inspirasi_Manjadda Wajada

Permasalahan ekonomi keluarga, keterbatasan fisik, kesehatan, kegagalan di masa lalu, kurangnya dukungan dari keluarga, atau hal lainnya bisa jadi akan menjadi penghalang besar demi terwujudnya cita-cita seseorang, namun tidak semua keterbatasan tersebut lantas membuat orang tidak bisa bangkit bahkan meraih kesuksesan. mari kita lihat sejenak kisah inspiratif direktur SMART Ekselensia Indonesia berikut ini yang mungkin dapat menginspirasi kita semua.

Beliau bernama Mulyadi Saputra yang terlahir sebagai keluarga sederhana di desa Pamijahan bogor Jawa Barat 32 tahun yang lalu. Setelah menamatkan Sekolah Menengah Atas (SMA) di SMAN Leuliyang tahun 2000 lalu, beliau melanjutkan pendidikan ke Universitas Pertanian Bogor dengan biaya sendiri, bahkan beliau bisa menyisihkan uangnya untuk membantu keluarga di kampung.

Setelah menamatkan Kuliyahnya tahun 2004 lalu, pak adi yang biasa dipanggil dengan  sebutan akrabnya juga seorang job seeker di berbagai tempat di kota Bogor, beliau pernah mengajar di bimbel primagama cabang bogor pada tahun 2005-2008 sebelum bergabung dengan SMART Ekselensia Indonesia pada tahun 2008 sampai sekarang. Awal bergabung dengan Sekolah Ekselensia Indonesia beliau sebagai guru biasa yang memiliki dedikasi yang tinggi terhadap dunia pendidikan, beliau menuturkan bahwa “menjadi seorang guru merupakan manefestasi ilmu untuk berbagi pengalaman dan motivasi terhadap anak-anak indonesia”

Sekarang beliau di amanahkan sebagai Direktur Smart Ekselensia Indonesia, sekolah ini adalah salah satu jejaring pendidikan Dompet Dhuafa yang membantu anak-anak dhuafa yang memiliki potensi (baik akademik maupun non akademik), tetapi memiliki keterbatasan dalam hal financial.  SMART Ekselensia memiliki input siswa yang terbaik, Sekolah ini memfokuskan pada peningkatan kompetensi dan pembentukan karakter kepada para peserta didiknya.

Meskipun beliau sebagai direktur, akan tetapi perilaku beliau mencerminkan sikap yang rendah hati dan akrab dengan semua orang, diusianya yang masih sangat muda beliau bercita-cita bisa memperbaiki sistem pendidikan yang carut marut saat ini untuk pendidikan yang berkarakter dan berdaya saing global. Mudah-mudahan kesungguhan dan motivasi beliau untuk memperbaiki mutu pendidikan bisa menginspirasi kita semua. Aamiin

Pak MulyadiNama                           : Mulyadi Saputra

TTL                             : Pamijahan, 04 Juli 1981

Riwayat Pendidikan

SD       : Ciasmara 2 tahun 1988-1994

SMP    : Pamijahan tahun 1994- 1997

SMA   : Leuliyang Tahun 1997-2000

Riwayat Pekerjaan

Primagama      : 2005-2008

Smart Ekselensia Indonesia (2008-2013)

Guru Smart Ekselensia Indonesia

Kordinator Bimbel Ekselensia Indonesia

Kurikulum SMA Ekselensia Indonesia

Kepsek SMA Ekselensia Indonesia

Direktur Ekselensia Indonesia

Siapa Bilang Bersedekah Harus Tunggu Kaya???

Sedekah 2Masih ingatkah dengan tulisan ku sebelumnya per 7 maret 2013 http://wp.me/p2rGgz-6w , itu terakhir kali saya menulis blog ini dengan laptop sendiri. Yang mau saya bagi bahwa sesungguhnya memberikan harta atau barang yang berharga milik kita kepada yang membutuhkan itu amatlah besar pahalanya disisi Allah dengan izinnya. Dahsyatnya setelah peristiwa malam itu Allah langsung menepati janji-janjinya ketika kita memberi Allah satu,maka Allah akan ganti dengan  10 kali lipat sampai 700 kali lipat, dan untuk orang yang dikehendaki Allah akan dilipatgandakan lebih dari itu.  Balasan 10 kebaikan untuk setiap kebaikan yang dilakukan merupakan keniscayaan (Lihat: QS al-An’am [6]: 160)

Sekarang saya bisa membeli HP, Laptop dari rezki Allah yang tidak di duga-duga, itu bukan sebuah kebetulan tapi ini adalah janji Allah ketika hambanya ikhlas untuk bersedekah, bahkan saya merasa Allah telah memberi saya balasan satu buah mobil japero sport sebagai gantinya. Hal tersebut bukan tanpa alasan, Allah SWT memberikan rahmatnya dengan meluluskan saya di Sekolah Guru Indonesia_Dompet Dhuafa angkatan V, ini merupakan jalan bagi saya untuk mengabdi dan terus mendekatkan diri dengan Allah SWT. SGI merupakan sarana bagi saya untuk merehabilitasi iman saya yang drastis menurun, lingkungan Lembaga Pengembangan Insani tempat saya menimba ilmu SGI sangat islami, terlebih-lebih untuk meningkatkan iman menjelang bulan Ramadhan ini. Di SGI semua fasilitas sudah di sediakan,mulai dari fasilitas papiliun yang comfortable, makan 3 kali sehari, peralatan kuliyah, Out Bond, Olah raga di peroleh dengan cara cuma-cuma. Dan semua ini harus saya balas dengan pengabdian kedaerah selama 1 tahun nantinya. Yang membuat  hati belum tentram saat ini adalah saya harus terikat kontrak tidak boleh menikah sampai kontrak selesai, harus menunggu lebih lama. Doakan yang terbaik ^_^

Tunggu tulisan-tulisan saya selanjutnya tentang Sekolah Guru Indonesia_SGI DD

Doa Pengikat Hati

Ya Allah apa yang aku rasakan dahulu , itulah yang juga mereka  rasakan saat ini, bagiku mungkin biasa-biasa saja, tapi bagi mereka itu sesuatu yang luar biasa. Aku mungkin orang yang pertama yang mereka kenal setelah proses mentoring di kampus, aku qudwah mereka, aku tauladan mereka,omongan ku mereka ikuti, meskipun diri ini belum layak sebagai panutan mereka. Namun saat ini ikatan emosional itu kian terlihat, aku merasakan dari nada-nada sms mereka, perpisahan itu kian nyata, setelah tadi aku gak bisa menemui mereka, sms yang tertulis hanya ” Pertemuan mingguan kalian selanjutnya dengan akh si Fulan ……., semua MR itu sama, dan jangan pernah membeda-bedakannya”

Semoga kelak kami di pertemukan di syorganya. Aamiin…

Ya Alloh, sesungguhnya Engkau mengetahui bahwa hati kami ini telah berkumpul karena cinta kepada-Mu, bertemu karena taat kepada-Mu, bersatu karena dakwah-Mu, dan saling mengikat janji untuk membela syariat-Mu. Karena itu, kuatkanlah ikatan kesatuannya, kekalkanlah kecintaanya, tunjukilah jalannya, penuhilah ia dengan cahaya-Mu yang tidak pernah redup. Lapangkanlah dadanya dengan pancaran iman kepada-Mu dan tawakal yang baik kepada-Mu. Hidupkanlah ia dengan mengenal-Mu dan matikanlah dengan meraih syahadah di jalan-Mu. Sesungguhnya Engkau adalah sebaik-baik pelindung dan penolong. Ya Alloh, kabulkanlah permohonan kami ini. Semoga shalawat dan salam tercurah kepada junjungan kami, Muhammad SAW, juga segenap keluarga dan sahabatnya.

Kisah dengan Mb’ penjual pempek ^__^

Pagi tadi di daerah plaju saya membeli pempek di sebuah kantin untuk di bawa ke padang oleh keluarga kemaren yang datang ketika wisuda. Tetiba ada seorang Mb’2 yang nanya kesaya yang ketika itu saya memakai jaket Hizb,Cuplikan percakapannya begini :

Mb’ : Dek ada acara PKS ya???

Saya : Gak tau Mb’ (bingung jawab apa^-^)

Sempat mikir, Mb’ ini siapa ya, kok nanya gitu, tapi kok jilbabnya  bercabang, dan kurang panjang menurut gw , lalu lihat kebawah, owh makai kaos kaki #abaikan :p

Mb; : Katanya ada acara di sumbawa.

Saya : (sambil mikir, sumbawa itu mana ya) Hmm…Saya kurang  tau Mb’, mungkin untuk kader palembang saja. (Gw baru mikir, emang gw kader mana ya???. hehe)

Mb’ : Bukan dek, sumbawa itu Banyuasin

Saya : Owh….

Setelah itu pempek yang saya pesan  sudah selesai di bungkus, awalnya saya pikir mb’ ini mau melebihkan pempeknya, kerna saya mesan pempek yang belum di goreng 15 biji, akan tetapi Mb’ nya membungkuskan 20 biji dengan 5 biji yang sudah di goreng, tetiba ada pegawai yang lain bertanya:

Pegawai : Mas ini, pesan berapa pempek???

Mb’ : 15 biji

Pegawai: Kok ini  Dua Puluh (20)

Mb’ : Dengan ngotot bilang (Lima Belas)

Pegawai :Dengan jeli menghitung (Dua Puluh)

Saya senyum2 lihat mereka, dan memang Mb’ itu membungkus 20 biji pempek. Saya tidak tau apakah Mb’ itu tidak sengaja, atau Mb’ ini ingin melebihkan pempeknya, karena memasukkan yang sudah di goreng :)

Ibrahnya pikir sendiri.hehe

#Ini ceritakau, mana ceritamu